Info unas

Kamis, 14 Maret 2013

Jadwal Un SMA 2013

Jadwal UN SMA 2013 Lengkap. Ujian nasional 2013 merupakan salah satu hal paling mendebarkan bagi siswa. Meskipun masih beberapa bulan lagi, siswa tetap harus mempersiapkan diri demi menghadapi Ujian Nasional 2013 itu.


Perlu diingat bahwa pemerintah dalam hal ini kementrian pendidikan akan mengeluarkan Kisi-Kisi UN 2013 pada bulan Oktober. Janjinya seperti itu, semoga tidak mundur lagi di bulan November. Adanya kisi-kisi dan SKL UN 2013 akan memberikan kemudahan bagi siswa untuk belajar lebih terfokus. Kisi-Kisi yang merupakan penjabaran dari standar kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik akan memberikan gambaran umum kepada siswa tentang materi ujian nasional.

Jadwal UN SMA 2013

Oke, jadwal ujian nasional 2013 berikut ini telah beredar di beberapa blog. Saya sendiri tidak mengetahui asal muasalnya dari mana. Jika memang petunjuk operasional dari kemendiknas telah keluar dengan jadwal UN di dalamnya, saya akan upload lagi di sini.

Berikut ini jadwal UN 2013 untuk sekolah di seluruh Indonesia.

Jadwal Ujian Nasional 2013  SMA

Tingkat Latihan I Latihan II Ujian Utama Ujian Susulan


SMA/ MA 25-27 Feb 2013 20-23 Maret 2013 30 Apr-4 Mei '13 06-10 Mei 2013


Semoga adik-adik sekalian memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Ujian Nasional 2013 itu. Jangan lupa untuk mendownload Prediksi Soal UN SMA 2013, Prediksi Soal UN SMA 2013 , pastikan adik-adik siap dan lulus menghadapi soal unas 2013

Rabu, 21 November 2012

variasi soal unas

Jakarta, Kompas - Pemerintah berencana menambah variasi soal ujian nasional menjadi 10-20 variasi soal. Dua tahun terakhir, ujian nasional menggunakan lima variasi soal yang dimaksudkan untuk menekan potensi kecurangan.
Konsekuensinya, anggaran untuk pencetakan soal bertambah. ”Kami akan coba minta ke DPR untuk itu. Sekarang baru bisa lima karena keterbatasan anggaran,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, Jumat (20/4).
Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah, sejumlah kecurangan ujian nasional masih ditemui. Hal itu di antaranya kebocoran soal dan kunci jawaban yang beredar di kalangan siswa.
Selain itu, masih terjadi juga soal tertukar dan kualitas cetak yang rendah sehingga sulit dibaca dan dipindai. Berdasarkan evaluasi UN SMA/SMK/MA tahun ini, Nuh menjelaskan, pemerintah akan melakukan verifikasi akhir jenis mata pelajaran dan jumlah bahan UN sebelum didistribusikan.
Verifikasi diperlukan agar distribusi soal, yang di beberapa tempat butuh pengamanan dan waktu ekstra, tak menjadi sia-sia. Akibat lemahnya pengecekan, 1.705 siswa SMK di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, harus mengikuti ujian susulan mendengar Bahasa Inggris karena kaset ujian tertukar.
UN SMP
Seusai UN SMA, giliran siswa- siswa SMP di seluruh Indonesia akan mengikuti UN serentak pada 23-26 April 2012. Total pesertanya 3.740.043 siswa SMP/ SMPLB/MTs/SMPT dari 49.387 sekolah.
Seperti ujian nasional jenjang SMA, ada lima variasi soal dengan tingkat kesulitan sama. Adapun mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.
”UN SMP akan lebih kompleks karena rentang wilayah yang lebih luas dibandingkan SMA. SMP sudah masuk desa atau kelurahan,” ujarnya.
Di Kalimantan Selatan, distribusi soal ujian nasional tingkat SMP di Pulau Sembilan dilakukan sehari lebih awal, Sabtu hari ini, dibandingkan jadwal reguler. Di kepulauan tersebut hanya terdapat satu SMP dengan jumlah siswa peserta UN sebanyak 55 orang.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kalsel, Herman Taufan, menuturkan, lokasi Pulau Sembilan berada jauh di tengah laut. Dari pelabuhan Kotabaru diperlukan waktu tempuh kapal selama tujuh jam perjalanan.
Pengawasan
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud Suyanto menambahkan, proses persiapan dan pelaksanaan akan sama dengan SMA. Hanya saja, pengawasannya tak seketat UN SMA.
”Siswa tidak perlu takut. Rasa cemas itu wajar. Yang tidak wajar kalau kita tidak cemas ketika menghadapi ujian,” ujarnya.
Sementara itu, Nuh menekankan pentingnya memastikan agar tidak ada gangguan teknis, seperti ketiadaan soal atau soal tertukar. Itu terjadi pada UN tingkat SMA.
Selain itu, orangtua, guru, dan sekolah diimbau agar memberikan dukungan moral dan menghindarkan siswa dari hal- hal yang bersifat spekulatif. ”Bisa jadi ada yang coba-coba melakukan kecurangan karena nilai UN dipakai masuk SMA. Yang jujur sajalah,” katanya.
(LUK/WIE/EGI/WER)

source : http://edukasi.kompas.com/read/2012/04/21/09372118/Lima.Variasi.Soal.UN.SMA.Dinilai.Tak.Cukup

Senin, 19 Desember 2011

Jadwal UN Unas SMA 2012

altJAKARTA, Para pelajar SMA/MA dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi ujian nasional (UN) 2012. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis, Rabu (30/11/2011), UN 2012 untuk tingkat SMA/MA akan digelar pada 16-19 April 2012. Sementara UN susulan akan dilaksanakan 23-16 April 2012.

Untuk jenjang SMP/MTs dan SMPLB, UN akan dilaksanakan pada 23-26 April 2012 dan UN susulan berlangsung pada 30 April-4 Mei 2012.

Adapun, untuk jenjang SD/MI/SDLB UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012 dan UN susulan akan dilaksanakan pada 14-16 Mei 2012.

Pengumuman hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Tingkat SMP/MTs, SMPLB, dan SMALB pada 2 Juni 2012, sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi.


Dalam jumpa pers kemarin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan, Ujian Nasional (UN) 2012 tetap akan digelar. Kritik dan pandangan yang disampaikan sejumlah pihak terhadap pelaksanaan UN, menurut dia, tidak perlu diperdebatkan lagi. Ia mengungkapkan, hal yang lebih substansial untuk didiskusikan adalah bagaimana agar pelaksanaan UN berjalan lebih baik.
Sumber : kompas.com


Selasa, 27 September 2011

Tahun Ini, 11.443 Siswa SMA Tidak Lulus!

JAKARTA, KOMPAS.com — Sedikitnya 11.443 siswa sekolah menengah atas atau sekitar 0,78 persen dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional 2011. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu yang persentase ketidaklulusannya mencapai 0,96 persen. Dari data Kementerian Pendidikan Nasional, jumlah tersebut dihitung dari semua siswa yang mendaftar UN, yaitu 1.476.575 siswa.
Ada 9.517 sekolah yang tidak memberikan data.
-- Mohammad Nuh
Namun, dalam perjalanannya, ada sekolah yang tidak memasukkan nilai sekolah atau rapor. Hal itu mengakibatkan ribuan siswa terpaksa kehilangan 40 persen nilai kelulusannya.
"Yang memasukkan nilai itu sebanyak 1.467.058 atau 99,36 persen atau ada 9.517 yang tidak memberikan data," kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam jumpa pers kepada wartawan, Jumat (13/5/2011) sore di Jakarta.

Selasa, 11 Januari 2011

Tidak Ada Dispensasi Unas

JAKARTA - Ujian Nasional (Unas) 2011 resmi digelar April depan. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menetapkan, tidak ada dispensasi khusus bagi siswa korban bencana alam saat mengikuti unas. Siswa-siswa korban bencana alam seperti di lereng Gunung Merapi, Gunung Bromo, Wasior, dan Mentawai, tetap menjalankan unas seperti siswa lainnya.
  
Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh menjelaskan, ia tidak memungkiri jika di kawasan korban bencana alam itu sedang menjalani rekonstruksi. Antara lain, rekonstruksi sarana dan prasarana pendidikan. Kebijakan tidak memberikan dispensasi bagi siswa tersebut berdasarkan pertimbangan dari siswa sendiri. Mantan rektor ITS itu menjelaskan, jika diberikan dispensasi ke siswa, ia khawatir si siswa malah tidak belajar. "Mereka jadi malas," tandas Nuh.

Jumat, 07 Januari 2011

informasi un 2011

Info Un 2011


1. Evaluasi Ujian Nasional
  • Kondisi sekolah   masih  bervariasi
  • Kelulusan dari satuan  pendidikan harus memperhitungkan hasil ujian nasional, hasil ujian sekolah dan   penilaian guru di sekolah.
  • Hasil ujian nasional,
  • Hasil ujian sekolah , dan
  • Penilaian guru menentukan kelulusan dari satuan pendidikan.
2.  Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan   untuk:
a. pemetaaan mutu program dan/atau satuan  pendidikan
b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.
c. penentuan kelulusan peserta didik dari program  dan/atau satuan pendidikan
d. pembinaan dan pemberian  bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan

Sabtu, 01 Januari 2011

Mendiknas tegaskan 2011 tidak ada UN ulangan

AddThis Social Bookmark Button
JAKARTA: Kemendiknas memutuskan tidak ada Ujian Nasional (UN) ulangan pada 2011 sehingga siswa yang tidak lulus terpaksa mengikuti tahun berikutnya atau mengikuti kelompok belajar (kejar) paket A, B dan C.

“Syarat kelulusan lainnya adalah nilai setiap mata pelajaran minimal 4,00 dan tidak ada ujian ulangan. Bagi yang tidak lulus maka dapat mengikuti  kejar paket A untuk jenjang SD, Kejar Paket B untuk  SMP/Mts dan mengikuti kejar paket  C untuk  SMA/SMK/MA,” ujar Mendiknas Mohammad Nuh, hari ini.

Formula nilai akhir penentu kelulusan siswa sekolah menengah pertama SMP dan sederajat, serta sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat ditetapkan dengan menggabungkan nilai mata pelajaran ujian nasional (UN) dengan nilai sekolah.