Selasa, 28 September 2010

Jadwal UN 2011

Jadwal unas sma tahun 2011 ini lebih cepat dari UN yang biasanya berlangsung pertengahan April. Hal ini disebabkan jadwal UN 2011 jadwal un sma Berikut periode pelaksanaan UN 2011 : Tingkat SMA/MA, SMALB, dan SMK :
  • Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010/2011 telah ditetapkan oleh Mendiknas, baik ujian utama, ujian susuluan, juga pengumuman kelulusan. UN untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK akan dilaksanakan bulan April 2011. Dengan penetapan jadwal ini maka persiapan para siswa praktis tinggal tiga bulan.
    Berikut jadwal UN 2010/2011:
    (SMA/MA/SMK)
  • UN Utama : 18-21 April 2011 ( semoga tidak ada perubahan, info lengkap bisa dilihat di situs depdiknas )
Dapatkan Ebook Sukses UN 2011, Jaminan Lulus hanya di www.soal-unas.com

    Sistem Pelaksanaan UN Diubah Tahun 2011

    Perubahan mendasar pada pelaksanaan ujian nasional baru bisa dilaksanakan tahun 2011. Pasalnya, jika dilakukan dalam ujian nasional tahun ini yang sebentar lagi digelar pemerintah akan menimbulkan kebingungan bagi siswa dan sekolah.
    Kesimpulan akhir untuk pelaksanaan UN tahun ini memang belum bulat. Tetapi keinginan untuk memperbaiki UN guna mengakomodasi keinginan masyarakat mesti dilaksanakan. Untuk itu, kajian komprehensif untuk posisi UN sebagai pemetaan dan juga mencari formula baru penggunaan hasil UN yang tidak merugikan anak didik akan dilakukan. “UN tahun 2010 ini sebagai masa transisi untuk perbaikan mendasar UN di tahun berikutnya,” kata Rully Chairul Azwal, Ketua Panitia Kerja Ujian Nasional (UN) Komisi X DPR RI di Jakarta, Jumat (22/1/2010).
    Rully menjelaskan DPR tidak lagi mempersoalkan apakah UN kali ini sah pasca Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi pemerintah soal gugatan UN. Dari konsultasi dengan MA, Ketua MA Harifin A Tumpa menegaskan tidak ada penghentian, pelarangan, atau penundaan UN.
    Adapun hasil UN sebagai penentu kelulusan, kata Rully, memang masih diperdebatkan. Masih ada fraksi di Komisi X yang meminta supaya hasil UN tidak sebagai syarat kelulusan dan saling memveto.
    “Kami menyadari jika standar pendidikan kita belum merata. Jangan sampai UN itu membawa korban pada siswa dan sekolah-sekolah yang belum mencapai standar pelayanan minimum. Tetapi perubahan itu kita siapkan untuk UN berikutnya supaya hasil UN jangan lagi merugikan siswa,” tegas Rully.